Teks Ulasan (Pengertian, Struktur dan Contoh)

Apa itu teks ulasan? Apakah sobat sudah pernah mempelajari jenis teks yang satu ini. Nama lainnya adalah resensi. Definisinya adalah teks yang berisi ulasan/penilaian/review terhadap suatu karya (drama, film atau buku).

Setelah kita mengetahui apa yang dimaksud dengan teks ulasan, sebaiknya kita harus tahu juga tujuan dan fungsi.

Teks Ulasan (Pengertian, Struktur dan Contoh)

Tujuan Teks Ulasan

Tujuan teks ulasan antara lain sebagai berikut:

  • Memberikan pendapat tentang kelebihan dan kelemahan karya yang diulas.
  • Memberikan gambaran atau garis besar mengenai suatu karya.
  • Mengarahkan kepada pembaca untuk mempunyai opini kepada teks tersebut, apakah akan membeli atau tidak, membaca atau tidak.

Baca juga: Pengertian Resensi, Struktur, Unsur, Jenis & Manfaat

Fungsi Teks Ulasan

Sedangkan fungsinya antara lain sebagai berikut:

  • Dapat mempengaruhi pembaca untuk lebih jelas melihat karya yang sedang diulas.
  • Sebagai bentuk media pengenalan.
  • Dapat diartikan sebagai bentuk penilaian terhadap suatu karya yang diulas.
  • Bentuk bukti dan perhatian terhadap karya yang patut diakui dan perlu dilihat.

Supaya kita lebih mendalami materi ini, SevenNesia – Referensi Pelajaran Bahasa Indonesia akan menjelaskan hal-hal penting menurut pendapat kami.

Pengertian Teks Ulasan

Pengertian teks ulasan adalah sebuah teks yang dihasilkan dari sebuah analisis terhadap berbagai hal. Analisis itu bisa berbentuk buku, novel, berita, laporan, atau dongeng.

Teks tersebut memberikan tanggapan atau analisis yang berhubungan dengan latar, waktu, tempat, serta karakter yang ada di dalam teks tersebut.

Teks ini dapat dikatakan sebagai tinjauan atau ringkasan buku atau yang lain untuk koran atau penerbitan.

Ciri-ciri Teks Ulasan

Adapun ciri-ciri teks ulasan sebagai berikut:

  • Teks ini memiliki struktur yang terdiri atas 4, yaitu: orientasi, tafsiran, evaluasi dan rangkuman.
  • Teks ini berisi informasi yang menonjol terhadap unsur-unsur karya yang sedang diulas berdasarkan pandangan atau opini dari penulis terhadap suatu karya.
  • Memberikan sebuah opini berdasarkan fakta yang ada pada karya tersebut.
  • Nama lain/biasa dikenal atau disebut dengan istilah yaitu resensi.

Struktur Teks Ulasan

Struktur teks ulasan terdiri atas 4 (empat) macam, yaitu sebagai berikut:

1. Orientasi

Bagian orientasi berisi gambaran umum karya sastra yang akan diulas, misalnya berisi tentang gambaran umum sebuah karya atau benda yang akan diulas. Gambaran umum karya atau benda tersebut dapat berupa nama, kegunaan, dan sebagainya.

2. Tafsiran

Tafsiran berisi pandangan sendiri mengenai karya. Bagian ini dilakukan setelah mengevaluasi karya. Pada bagian ini, penulis biasanya membandingkan karya atau benda tersebut dengan karya atau benda yang mirip. Penulis juga menilai kekurangan dan kelebihan karya yang diulas.

3. Evaluasi

Pada bagian evaluasi, penulis mengevaluasi karya, penampilan, dan produksi. Bagian evaluasi juga berisi gambaran tentang detail suatu karya atau benda yang diulas. Hal ini dapat berupa bagian, ciri-ciri, dan kualitas karya tersebut.

4. Rangkuman

Pada bagian rangkuman, penulis memberikan ulasan akhir yang berisi simpulan karya tersebut.

Jenis-jenis Teks Ulasan

Ada 3 Macam-macam teks ulasan berdasarkan isinya, yaitu sebagai berikut:

1. Teks Ulasan Informatif

Jenis ini berisi gambaran singkat, umum, dan padat dari suatu karya. Resensi ini tidak menyampaikan seluruh isi suatu karya, melainkan hanya menjelaskan bagian-bagian terpenting saja dan menekankan keunggulan dan kekurangan dari karya yang tengah diulas.

2. Teks Ulasan Deskriptif

Jenis ini membahas secara mendetail pada tiap bagian-bagian suatu karya. Teks ulasan jenis ini pada umumnya dilakukan pada karya fiksi guna mendapat gambaran yang jelas tentang manfaat, informasi, dan kekuatan argumentatiif yang disalurkan penulis di dalam suatu karya.

3. Teks Ulasan Kritis

Jenis ini lebih terperinci terhadap suatu karya dengan mengacu pada metode pendekatan ilmu pengetahuan tertentu. Resensi ini dibuat dengan sangat objektif dan kritis, bukan hanya pandangan pembuat ulasan.

Kaidah Kebahasaan Teks Ulasan

Setelah kita mengetahui jenis-jenisnya, selanjutnya kami akan membahas kaidah kebahasaan teks ulasan.
  1. Istilah: kata/gabungan kata yang dengan cermat mengungkapkan makna konsep, keadaan, proses atau sifat yang berbeda dalam bidang tertentu.
  2. Sinonim dan Antonim: sinonim adalah dua kata yang memiliki bentuk yang beda, tetapi memiliki arti yang sama. Sedangkan, antomin adalah dua kata yang berlawanan satu dengan yang lain.
  3. Verba (kata kerja): terdiri dari verba aktif dan pasif. Verba aktif ialah yang subjeknya berperan sebagai pelaku utama. Sedangkan, verba pasif ialah yang subjeknya berperan sebagai sasaran tindakan.
  4. Nomina: atau kata benda yang menyatakan nama dari seseorang, suatu tempat dan lainnya. Contohnya: meja dan perumahan.
  5. Pronomina: atau kata ganti yang menggantikan nomina. Contohnya: bapak, ibu, saudara.
  6. Konjungsi: atau kata hubung yang berfungsi menghubungkan dua buah kalimat, klausa maupun paragraf. Contohnya: dan, atau, jika, agar, tetapi.
  7. Preposisi: kata tugas yang berfungsi sebagai unsur pembentuk frasa preposisional. Contohnya: ke, di, dari, pada.
  8. Artikel: kata tugas yang membatasi makna jumlah nomina. Contohnya: sang dan si.
  9. Kalimat simpleks dan kompleks: simpleks adalah kalimat yang memiliki satu verba utama. Sedangkan kompleks adalah kalimat yang memiliki dua verba bahkan lebih.

Unsur Kebahasaan Teks Ulasan

Teks ulasan mempunyai ciri-ciri kebahasaan yang khas, antara lain menggunakan kata sisfat sikap, metafora, merujuk pada partisipan tertentu, dan kalimat-kalimatnya cenderung panjang (menggunakan kalimat kompleks).

a. Kata Sifat Sikap

Kata sifat sikap adalah kata yang berfungsi untuk mendeskripsikan pelaku dalam hal penampilan fisik atau kepribadiannya.

Contoh: lembut, ramah, dermawan, dan bijaksana.

b. Kata Benda dan Kata Kerja

Kata benda (nomina) dan kata kerja (verba). Kata benda adalah kata yang mengacu pada manusia, binatang, benda, dan konsep atau pengertian. Kata kerja adalah kata yang mengandung makna perbuatan (aksi), proses, atau keadaan yang bukan sifat.

c. Metafora

Metafora adalah pemakaian kata atau kelompok kata bukan dengan arti yang sebenarnya, melainkan sebagai lukisan yang berdasarkan persamaan atau perbandingan.

Contohnya, tulang punggung dalam kalimat pemuda adalah tulang punggung negara.

d. Kalimat

Dalam teks ini, ditandai dengan adanya kalimat kompleks (kalimat majemuk), baik kalimat majemuk setara maupun kalimat majemuk bertingkat.

e. Kata Rujkan

Kata rujukan adalah kata yang merujuk pada kata lain yang menunjukkan keterakitannya.

Contoh: Indonesia memiliki iklim muson tropis. Dengan iklim ini, Indonesia memiliki beragam flora dan fauna.

Contoh Teks Ulasan Film Laskar Pelangi beserta Strukturnya

Laskar Pelangi

Orientasi:

Keterbatasan yang ada tak memuat anggota Laskar Pelangi putus asa, tetapi membuat mereka terpacu untuk bisa melakukan sesuatu yang lebih baik.Cerita terjadi di desa Gantung, Belitung Timur yang dimulai saat SD Muhammadiyyah terancam akan dibubarkan oleh Depdikbud Sumsel jika tak melebihi 10 anak. Ketika penutupan sebuah sekolah karena jumlahnya hanya 9, Harun dan Ibunya akhirnya datang dan mendaftarkan diri ke sekolah itu.

Tafsiran:

Dari situ awal cerita dimulai. Mereka, Laskar Pelangi, nama yang diberikan Bu Muslimah akan kesenangan mereka pada pelangi sempat mengharumkan nama sekolah itu dengan berbagai cara.

Novel ini bermanfaat bagi para remaja. Kelebihan novel ini yaitu: berisi motivasi dan amanah-amanah yang bisa diambil dari kisah tersebut. Naskah Laskar Pelangi sudah diadaptasi menjadi sebuah film berjudul sama dengan novelnya.

Evaluasi:

Anggota Laskar Pelangi memiliki karakter dan bakat yang berbeda-beda. Ikal yaitu tokoh “ aku “ dalam cerita laskar pelangi. Lintang, teman sebangku Ikal, merupakan anak yang luar biasa jenius.

Sahara merupakan satu-satunya gadis pada anggota Laskar Pelangi yang memiliki sikap keras kepala dan berpendirian kuat dan sangat patuh kepada agama.

Mahar, pria tampan dan bertubuh kurus ini, mempunyai bakat dan minat besar pada seni. A Kiong merupakan keturunan Tionghoa dan pengikut sejati Mahar sejak kelas satu.

Syahdan yaitu anak nelayan dalam cerita ini tak pernah menonjol. Kucai merupakan ketua kelas sepanjang generasi sekolah Laskar Pelangi. Borek yaitu pia besar maniak otot. Harun yaitu pria yang mempunyai keterbelakangan mental.

Tokoh lain pada novel ini yaitu Bu Muslimah, Ibunda Guru bagi Laskar Pelangi. Pak Harfan, sebagai kepala sekolah dari sekolah Muhammadiyyah. Flo, yaitu seorang anak tomboi yang berasal dari keluarga kaya. A Ling merupakan cinta pertama Ikal dan juga merupakan sepupu A Kiong.

Rangkuman:

Novel Laskar Pelangi yang ditulis Andrea Hirata, tak hanya populer di Indonesia, tetapi juga luar Indonesia, sampai ke Amerika Serikat dan mendapat penghargaan penerbit para pemenang nobel sastra.

Cukup sekian dulu ya sobat pembahasan tentang Teks Ulasan (Pengertian, Struktur dan Contoh). SevenNesia pamit dulu. Semoga semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda. Sekian dan terimakasih. Jika ada kritik maupun saran bisa ditulis di kolom kementar.

Terima kasih ya sobat atas kunjungannya. Semoga website SevenNesia dot Com ini bisa membatu sobat dalam belajar Bahasa Indonesia, dan nilai bahasa Indonesia sobat semakin memuaskan. Komentar, saran dan kritik dari sobat kami harapkan demi kemajuan website ini. Terima kasih..

1 Trackback / Pingback

  1. RESENSI (Pengertian, Jenis, Struktur, Tujuan) - SevenNesia

Leave a Reply

Your email address will not be published.