Teks Eksposisi (Pengertian, Struktur, Ciri dan Contohnya)

Apakah sobat pernah punya sebuah pendapat? Kemudian menulisnya di buku atau di media elektronik? Ketiaka sobat menyampaikan sebuah pendapat, tentunya diikuti dengan alasan-alasan untuk memperkuat pendapat sobat tersebut. Kemudian diakhiri dengan penegasan pendapat di akhir tulisan. Misalnya saya sobat punya pendapat tentang Smartphone. Smartphone adalah sebuat peralatan elektronik yang mempunya banyak manfaat untuk kehidupan manusia. Alasannya adalah smartphone dapat digunakan untuk berkomunikasi dengan teman yang berjarak jauh. Alasan yang kedua, …. dst. Intinya smartphone itu bermanfaat. Itulah yang disebut dengan Teks Eksposisi.

Teks Eksposisi merupakan materi pelajaran Bahasa Indonesia kelas X (sepuluh) – Artikel ini membahas tentang Teks Eksposisi (Pengertian, Struktur, Ciri dan Contohnya).

Contents

  1. Pengertian Teks Eksposisi
  2. Jenis-jenis Teks Eksposisi
  3. Struktur Teks Eksposisi
  4. Ciri-ciri Teks Eksposisi
  5. Kaidah Kebahasaan Teks Eksposisi
  6. Cara Membuat Teks Eksposisi
  7. Langkah-langkah Menulis Teks Eksposisi
  8. Tujuan Teks Eksposisi
  9. Contoh Teks Eksposisi Pendidikan Karakter

Apakah kalian tahu apa itu teks eksposisi? Pengertian teks eksposisi adalah sebuah paragraf yang mengandung pengetahuan yang digambarkan dalam bentuk yang singkat, padat dan jelas.

Setelah kalian mengetahui apa yang dimaksud dengan teks eksposisi. Selanjutnya kita harus tahu juga tujuannya.

Tujuan teks eksposisi adalah sebagai sarana untuk memberikan informasi-informasi tertentu agar menjadi jelas demi bertambahnya wawasan informasi untuk para pembaca teks ini. Sedangkan,

Fungsi teks eksposisi adalah untuk menyampaikan, menerangkan, mengungkapkan atau menguraikan suatu gagasan berupa pokok-pokok pikiran mengenai suatu topik yang sifatnya non-fiksi dengan dasar argumentasi yang kuat.

Apa manfaat teks eksposisi yang kalian ketahui? Manfaatnya adalah untuk menjelaskan suatu pengembangan paragraf dari suatu jenis karangan yang bersifat non-fiksi.

Nah, kalian sudah tahu kan tujuannya. Selanjutnya kita pahami lebih mendalam tentang materi teks eksposisi ini. Materi B Indo akan menjelaskan point-point yang dirasa perlu untuk dituangkan dalam artikel ini.

Baca Artikel Terkait : Teks Editorial/Opini (Pengertian, Struktur, Ciri-ciri dan Contoh)

Teks Eksposisi (Pengertian, Struktur, Ciri dan Contohnya)

Pengertian Teks Eksposisi

Teks eksposisi adalah sebuah paragraf atau karangan yang didalamnya terkandung informasi-informasi dan pengetahuan yang ditulis dengan tujuan untuk memberikan atau menjelaskan pengertian dengan penulisannya yang singkat, akurat dan padat.

Sedangkan, pengertian eksposisi menurut KBBI dan Wikipedia,

  • KBBI: Eksposisi adalah uraian atau paparan yang bertujuan menjabarkan maksud dan tujuan (misalkan suatu karangan). Paragraf eksposisi bersifat ilmiah atau non-fiksi.
  • Wikipedia: Eksposisi adalah salah satu jenis paragraf yang dimana isinya bertujuan untuk memberikan pengertian dengan gaya penulisan yang padat, singkat dan jelas. Contoh tulisan eksposisi biasanya berita koran dan petunjuk penggunaan.
  • Dalman: Karangan eksposisi merupakan karangan yang bermaksud untuk memaparkan pengetahuan dan pengalaman penulis yang diperolehnya dari kajian pustaka atau lapangan dengan tujuan untuk menambah wawasan dan pengetahuan pembaca tentang suatu hal.

Paragraf eksposisi bersifat ilmiah atau dapat dikatakan non fiksi. Eksposisi berasal dari kata bahasa Inggris “exposition” yang berarti “membuka” atau “memulai”. Untuk memperjelas uraiannya biasanya eksposisi disertai juga dengan grafik, gambar atau statistik.

Dari beberapa pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa karangan/teks eksposisi adalah karangan yang menjelaskan atau memaparkan pendapat, gagasan, keyakinan yang memerlukan fakta yang diperkuat dengan angka, statistik, peta dan grafik tetap itidak bersifat memengaruhi pembaca.

Karangan eksposisi bertujuan untuk menyampaikan informasi tertentu dan menambah wawasan pembaca.

Jenis-Jenis Teks Eksposisi

Sebutkan jenis-jenis teks eksposisi? Adapun jenis-jenisnya terdiri atas 9 (sembilan) bagian yaitu sebagai berikut.

  1. Eksposisi definisi: suatu paragraf yang menjelaskan definisi suatu topik tertentu.
  2. Eksposisi proses: jenis ini berisi langkah-langkah atau cara untuk melakukan sesuatu hal dari awal sampai akhir.
  3. Eksposisi ilustrasi: jenis ini memaparkan informasi atau penjelasan-penjelasan tertentu dengan cara memberikan gambaran sederhana tentang suatu topik dengan topik yang lain yang memiliki kesamaan sifat atau kemiripan dalam hal hal tertentu.
  4. Eksposisi laporan: suatu paragraf eksposisi yang mengemukakan laporan dari sebuah berita atau penelitian tertentu.
  5. Eksposisi perbandingan: suatu paragraf eksposisi yang gagasan utamanya tersaji dengan cara membandingkan dengan yang lainnya.
  6. Eksposisi pertentangan: jenis ini berisi mengenai hal pertentangan akan suatu hal-hal dengan hal yang lain.
  7. Eksposisi berita: berisi pemberitaan mengenai suatu peristiwa. Jenis ini banyak ditemukan pada surat kabar/koran.
  8. Eksposisi analisis: proses memisah-misahkan suatu masalah dari suatu gagasan utama menjadi beberapa sub-bagian, kemudian masing-masing dikembangkan secara berurutan.
  9. Eksposisi klasifikasi: membagi sesuatu dan mengelompokkan ke dalam kategori-kategori.

Struktur Teks Eksposisi

Apa saja struktur teks eksposisi? Adapun strukturnya terdiri atas 3 (tiga) bagian yaitu pernyataan pendapat (tesis), argumentasi, dan penegasan ulang pendapat. Berikut penjelasan struktur teks eksposisi yang tepat adalah:

  1. Pernyataan pendapat (Tesis): bagian ini adalah gagasan utama mengenai suatu permasalahan berdasarkan fakta yang ada.
  2. Argumentasi: bagian ini berisi penjelasan secara detail tentang pernyataan pendapat dan pengungkapan fakta sebagai penjelasan argumen dari sang penulis.
  3. Penegasan ulang pendapat: bagian ini adalah salah satu penguat dari pendapat serta argumen yang didukung oleh fakta.

Ciri-ciri Teks Eksposisi

Sebutkan ciri-ciri teks eksposisi? Adapun ciri-cirinya dapat kita ketahui berikut ini.

  • Bahasa yang digunakan adalah bahasa yang informatif dengan kata-kata yang denotatif.
  • Penyampaiannya secara lugas dan menggunakan bahasa yang baku.
  • Menjabarkan informasi-informasi yang bermanfaat (pengetahuan).
  • Tidak memihak maksudnya tidak memaksakan kemauan dari si penulis terhadap para pembacanya.
  • Teks eksposisi bersifat netral dan objektif.
  • Penjelasan teks ini disertai dengan data-data yang akurat dan terpercaya.
  • Eksposisi menggali sumber ide dari pengalaman, pengamatan, penelitian, keyakinan.
  • Eksposisi menjauhi sumber daya khayal.
  • Fakta digunakan sebagai alat kontribusi dan konkritasi.
  • Eksposisi memerlukan fakta yang diperlukan dengan angka, statistik, peta, dan grafik.
  • Eksposisi memerlukan analissi dan sintesis.
  • Eksposisi itu karangan yang berisi pendapat, gagasan, dan keyakinan.
  • Penutup eksposisi berisi penegasan.

Baca Artikel Terkait : Teks Editorial/Opini (Pengertian, Struktur, Ciri-ciri dan Contoh)

Kaidah Kebahasaaan Teks Eksposisi

Apa saja ciri kebahasaan teks eksposisi? Unsur kebahasaan yang ada pada teks eksposisi diantaranya pronomina, konjungsi, dan kata leksikal. Berikut penjelasannya:

Pronomina

Kata ganti orang yang bisa digunakan terutama untuk pernyataan pendapat pribadi diungkapkan. Pronomina dapat diklasifikasikan menjadi 2 macam:

  • Pronomina Persona (kata ganti orang) yaitu persona tunggal. Contohnya: Anda, Dia, Kamu, Ia, Aku, Saudara, -nya, -ku, -si, -mu. Dan pesona jamak contohnya: Kami, Kalian, Kita, Mereka, Para, Hadirin.
  • Pronomina Nonpersona (kata ganti bukan orang) yaitu pronomina penunjuk. Contohnya: Itu, Ini, Sana, Sini. Dan pronomina penanya contohnya: Apa, Siapa, Mana.

Konjungsi

Kata penghubung yang bisa digunakan untuk memperkuat argumentasi penulis. Berikut ini jenis-jenis konjungsi yang dapat dijumpai pada teks eksposisi:

  • Konjungsi waktu: contohnya: setelah, sebelum, sesudah, lalu, itu, kemudian.
  • Konjungsi gabungan: contohnya: dan, dengan, serta.
  • Konjungsi pembatasan: conthonya: kecuali, selain, asal.
  • Konjungsi tujuan: contohnya: supaya, agar, untuk.
  • Konjungsi persyaratan: contohnya: apabila, bila, jika, jikalau, asalkan, apabila, bilamana.
  • Konjungsi perincian: contohnya: ialah, yakni, antara lain, yaitu.
  • Konjungsi sebab-akibat: contohnya: karena, sebab, akibat, akibatnya, sehingga.
  • Konjungsi pertentangan: contohnya: tetapi, akan, namun, sedangkan, melainkan.
  • Konjungsi pilihan: contohnya: atau.
  • Konjungsi penegasan/penguatan: contohnya: bahkan, apalagi, lagipula, itupun.
  • Konjungsi penjelasan: contohnya: bahwa.
  • Konjungsi perbandingan: contohnya: seperti serupa, bagai, ibarat.
  • Konjungsi penyimpulan: contohnya: oleh karena itu, oleh sebab itu, jadi, dengan demikian.

Kata Leksikal

  • Nomina: adalah kata ynag mengacu pada benda baik nyata maupun abstrak.
  • Verba: adalah kata yang mengandung makna dasar perbuatan, keadaan, atau proses yang bukan sifat.
  • Adjektiv: adalah kata yang digunakan untuk mengungkapkan keadaan atau sifat orang, binatang, dan benda.
  • Adverbia: adalah kata yang memberikan atau melengkapi informasi-informasi berdasarkan keterangan waktu, suasana, tempat, alat, cara ,dan lain-lain.

Cara Membuat Teks Eksposisi

Teks eksposisi berbeda dengan narasi dan deskripsi. Teks ini digunakan untuk memaparkan suatu masalah atau pembicaraan secara terperinci.

Eksposisi dapat diartikan sebagai tulisan yang berusaha menerangkan atau menguraikan suatu pokok pikiran yang dianggap perlu untuk disampaikan kepada pembaca. Pembaca diharapkan dapat memperluas pengetahuan dan pandangan tentang pokok-pokok yang disampaikan.

Ada tiga topik dalam paragraf eksposisi yang wajib diketahui agar dapat menuliskan sebuah karangan eksposisi yang baik dan benar.

  1. Data faktual, maksudnya yaitu suatu kondisi yang benar-benar terjadi dan bersifat historis tentang bagaimana suatu persitiwa terjadi, suatu alat dapat bekerja, dan sebagainya.
  2. Suatu analisis atau penafsiran secara objektif terhadap seperangkat fakta.
  3. Fakta tentang seseorang yang berpegang teguh pada suatu pendirian.

Dalam setiap wacana yang merupakan bagian dari paragraf eksposisi, maka urutan analisis teks tersebut harus mencakup empat hal berikut ini:

  1. Urutan kronologis/proses: memberi penjelasan tentang bagaimana sesuatu dapat terjadi atau bekerja.
  2. Urutan fungsional.
  3. Urutan atau analisis sebab akibat.
  4. Analisis perbandingan.

Langkah-Langkah Menulis Teks Eksposisi

Adapun langkah-langkah untuk dapat menulis teks eksposisi terdiri dari 4 (empat) hal yaitu:

  1. Menentukan tema.
  2. Menentukan tujuan karangan.
  3. Memilih data yang sesuai dengan tema.
  4. Membuat kerangka karangan, mengembangkan kerangan menjadi sebuah karangan eksposisi.

1. Menetapkan Tema Tulisan

Dalam membuat karangan eksposisi langkah pertama yang harus dilakukan ialah menentukan tema. Tema tulisan inilah yang selanjutnya akan dikembangkan menjadi tulisan.

2. Menentukan Tujuan Karangan/Penulisan

Menentukan tujuan penulisan adalah menerangkan pokok persoalan yang terkandung dalam tema. Untuk itu duperlukan fakta-fakta yang harus disusun dengan sebaik-baiknya agar mudah dipahami pembaca.

3. Mengumpulkan Bahan Tulisan/Data yang Sesuai dengan Tema

Bahal tulisan eksposisi dapat diperoleh dari berbagai sumber, misalnya buku, majalah, surat kabar, dan lain-lain. Bahan tulisan dapat juga diperoleh dari wawancara pakar dalam masalah yang akan dibahas.

4. Menetapkan Kerangka Tulisan

Dalam menulis karangan diperlukan juga membuat kerangka tulisan, karena seluruh bahan yang dikumpulkan harus dirinci dan diseleksi dengan cermat. Tujuan membuat kerangka karangan ini adalah agar penulis mudah mengembangkan isi karangan.

5. Mengembangkan Tulisan

Setelah kerangka tulisan selesai, lalu tulisan dikembangkan sehingga pengembangan tulisan dapat dikerjakan dengan baik. Semua pikiran utama dari pikiran yang terdapat dalam kerangka tulisan dikembangkan menjadi kalimat utama dan kalimat penjelas. Tentu dalam pengembangan kalimat utama dan kalimat penjelas dikerjakan dengan memerhatikan penggunaan ejaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Tujuan Menulis Teks Eksposisi

Tujuan karangan eksposisi adalah sebagai berikut.

  1. Memberikan informasi atau keterangan yang sejelas-jelasnya tentang objek, meskipun pembaca belum pernah mengalami atau mengamati sendiri, tanpa memaksa orang lain untuk menerima gagasan atau informasi.
  2. Memberitahu, mengupas, menguraikan, dan menerangkan sesuatu.
  3. Menyajikan fakta dan gagasan yang disusun sebaik-baiknya sehingga mudah dipahami oleh pembaca.
  4. Digunakan untuk menjelaskan hakikat sesuatu, memberikan petunjuk mencapai atau mengerjakan sesuatu, menguraikan proses, dan menerangkan pertalian antara satu hal dengan hal yang lainnya.

Contoh Teks Eksposisi Tentan Lingkungan Hidup

Bahaya Membuang Sampah Sembarangan

Tesis :

Diera seperti sekarang ini, membuang sampah tidak pada tempatnya seperti membuang di sungai, di selokan dan tempat lainya yang seharusnya bukan tempat sampah seolah menjadi hal yang lumrah. Ditambah lagi banyak orang orang di kota yang buang sampah sembarangan. Hal ini bisa kita lihat dari jumlahnya saluran sungai yang terhalang oleh sampah sampah yang setiap saat bisa mengakibatkan bencana banjir.

Argumentasi :

Beberapa pengamat menyimpulkan setiap tahunnya jumlah manusia yang melakukan kegiatan membuang sampah di sungai semakin bertambah. Manusia juga belum pernah kapok dengan terjadinya banjir yang seringkali menimpa mereka sebab tingkah mereka sendiri. Bencana tersebut banyak juga menelan korban jiwa. Tak hanya korban luka tapi juga korban meninggal, namun hal ini tidak membuat mereka sadar untuk membuang sampah pada tempatnya.

Penegasan Ulang :

Seharusnya, setelah mengetahui bencana yang terjadi akibat ulah mereka sendiri, mereka sadar untuk membuang sampah pada tempatnya serta tak akan membuangnya ke sungai supaya tidak merugikan lingkungan dan banyak orang. Agar saluran air sungai lancar serta tidak menimbulkan bencana banjir.

Baca contoh lainnya: Contoh Teks Eksposisi tentang Kesehatan, Ekonomi & Politik

Cukup sekian dulu ya sobat pembahasan tentang Teks Eksposisi (Pengertian, Struktur, Ciri dan Contohnya). SevenNesia pamit dulu. Semoga semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda. Sekian dan terimakasih.

Referensi:
https://ensiklopediasli.blogspot.com/2016/06/materi-lengkap-teks-eksposisi.html
https://kbbi.web.id/eksposisi
https://id.wikipedia.org/wiki/Eksposisi
http://digilib.unila.ac.id/5859/14/BAB%20II.pdf
https://www.materibindo.com/2018/05/teks-eksposisi.html

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Teks Editorial/Opini (Pengertian, Struktur, Ciri-ciri dan Contoh) – Materi Bhs Indon
  2. Pengertian Artikel Menurut Para Ahli & Macam-Macam Artikel - SevenNesia

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*