Teks Eksemplum (Penjelasan dan Contoh)

Apa itu teks eksemplum? Apa sobat sudah pernah mendengarnya sebelumnya? Bagaimana strukturnya dan apa ciri-cirinya. Secara garis besar Teks Eksemplum adalah teks yang menceritakan perilaku tokoh di dalam ceritanya.

Untuk lebih memperdalam apa itu teks eksemplum, SevenNesia – Referensi Pelajaran Bahasa Indonesia akan merangkum poin-poin penting yaitu sebagai berikut:

Teks Eksemplum (Penjelasan dan Contoh)

Pengertian Teks Eksemplum

Teks eksemplum adalah suatu teks yang menceritakan perilaku dari tokoh pada suatu cerita. Teks eksemplum diawali dengan pengenalan tokoh, lalu peristiwa yang dialami tokoh dan penutupnya interpretasi yang timbul dari tokoh tersebut. Teks ini termasuk jenis karya berisi sebuah pengalaman hidup manusia.

Ciri-ciri Teks Eksemplum

Agar kita lebih memahami mengenai teks ini. serta apa perbedaannya dengan teks lainnya. Berikut ini ciri-ciri teks eksemplum:

  • Berisi tentang terjadinya peristiwa yang tidak diinginkan.
  • Menggunakan bahasa naratif, artinya mengungkapkan suatu kisah, peristiwa, atau pengalaman pribadi berdasarkan urutan-urutan kajadian atau peristiwa.
  • Urutan peristiwa yang jelas.
  • Memiliki struktur yang lengkap.

Ciri Bahasa Teks Eksemplum

Berikut ini adalah ciri kebahasaan teks eksemplum:

  • Menggunakan bahasa naratif.
  • Menggunakan urutan peristiwa yang jelas.
  • Menghadirkan diri penulis (sudut pandang orang pertama pelaku utama), seperti “aku” yang ada dalam interpretasi.
  • Banyak menggunakan kalimat majemuk, kata kerja, kata rujukan, dan konjungsi.

Unsur Kebahasaan Teks Eksemplum

Adapun unsur kebahasaan dari teks eksemplum adalah sebagai berikut.

  • Menggunakan kalimat kompleks (kalimat majemuk).
  • Menggunakan kata konjungsi urutan waktu.
  • Menggunakan kata sifat.
  • Menggunakan kata yang menyatakan keterangan tempat, waktu, dan cara.

Jenis-Jenis Teks Eksemplum

Teks eksemplum terdiri atas 2 jenis, yaitu teks eksemplum fiksi dan non fiksi.

Teks eksemplum fiksi berupa cerita binatang (fabel) dan legenda. Sedangkan, non fiksi berupa cerita yang berasal dari kisah nyata, kisah nyata itu didapat dari pengalaman pengarang teks atau orang lain

1. Teks Eksemplum fiksi

Teks ini bersumber dari cerita-cerita rakyat, seperti binatang dan legenda. Bersifat rekaan dan sulit dibuktikan kebenarannya. Namun, terkadang teks jenis ini diyakini kebenarannya oleh masyarakat tradisional.

2. Teks Eksemplum non-fiksi

Teks ini bercerita tentang pengalaman hidup berdasarkan kisah nyata. Pengalaman itu bersumber dari penulis teks ataupun orang lain. Pengalaman tersebut berisi peristiwa-peristiwa yang luar biasa/tidak terduga.

Struktur Teks Eksemplum

Salah satu ciri-ciri teks eksemplum adalah memiliki struktur yang lengkap/utuh. Berikut struktur teks nya:

  1. Orientasi: merupakan bagian awal dari teks. Bagian ini biasanya berisi pengenalan tokoh. Contoh: “Lelaki itu mempunyai hati yang baik dan berbakti kepada orang tua”.
  2. Insiden: bagian kedua berisi permasalahan yang akan dihadapi oleh tokoh. Contoh: “Budi terlambat datang ke sekolah karena terlalu asyik bermain dengan teman-temannya”.
  3. Interpretasi: bagian ini berisi pesan moral,evaluasi, serta akibat dari masalah yang diperbuat oleh tokoh dalam cerita.

Contoh Teks Eksemplum 1

Kecerobohanku

Abstrak

Aku memiliki pengalaman jatuh dari motor beberapa tahun yang lalu.

Orientasi

Ketika itu saya masih SMP, pada suatu sore saat sedang membersihkan kamar, keponakanku yang bernama Suci berkunjung ke rumahku untuk minta diantar les di rumah gurunya.

Insiden

Ketika itu sudah hampir mendekati adzan magrib, sebenarnya orang tua saya sedikit melarang untuk langsung pergi, ibu saya menyuruh pergi setelah selasai adzan saja. Tetapi karena Suci terlihat terburu-buru saya pun tetap akan menemani dan mengantarkannya. Di jalan tiba-tiba handphone saya berbunyi, dan sepertinya itu tanda jika ada sms masuk di handphone saya.

Lalu saya pun mencoba mengambil handphone di saku celana kemudian saya membuka sms yang telah masuk, dan saya juga berniat untuk membalas pesan itu. Jujur saat itu saya mengendarai motor dalam keadaan tergesa-gesa dan mengunakan kecepatan yang lumayan tinggi, kemudian dari arah depan ada sebuah motor ingin putar balik arah tetapi tanpa menyalakan lampu retingnya.

Saya pun gugup karena tidak bisa mengontrol danmenguasai kecepatan akhirnya pun menabrak pengendara motor yang sedang putar balik arah tadi, aku dan Suci pun terjatuh dan terlempar dari motor. Suci keponakan saya mengalamani luka pada bagian siku dan kakinya, sedangkan saya mengalami luka pada lutut sebelah kanan dan untungnya saya tidak mengalami luka yang parah. Motor yang saya kendarai pun rusak parah, ketika itu polisi yang kebetulan ada di sekitar jalan itu langsung datang menghampiri saya, untuk menolong dan mengurus kasus kecelakaan tersebut.

Interprestasi

Dari kejadian tersebut saya menjadi tahu bahwa doa restu dan nasihat dari orang tua sangatlah penting, jika saya menuruti perkataan orang tua saya tadi pasti hal seperti ini tidak akian terjadi, selain itu saya menjadi mengerti bahwa kehati-khatian dan ketertiban di jalan memang jelas sangat perlu diperhatikan karena kita bagai sedang bertarung nyawa jika ada di jalanan.

Serta kelengkapan pengaman mulai dari helm, dan surat-surat penting seperti STNK, SIM juga harus diperhatikan saat sedang mengendarai kendaraan di jalan. Dan jika sedang mengendarai kendaraan sebaiknya tidak perlu sambil memegang handphone, kecuali jika itu dalam keadaan yang sangat mendesak lebih baik kita berhenti sejenak di pinggir jalan untuk membuka handphone.

Koda

Sejak kejadian itu menimpa saya, saya menjadi semakin berhati-hati dalam mengendarai kendaraan. Selain itu juga semakin memerhatikan peraturan di lalu lintas, dan mematuhi kata-kata orang tua saya. Karena ridha Allah adalah ridha orang tua.

Contoh Teks Eksemplum 2

Orientasi

Setelah pulang sekolah, saatnya aku untuk makan siang, aku pergi mencari makan, tetapi karena malas untuk berjalan jauh, akhirnya aku memutuskan membeli pecel di gang depan.

Ternyata aku menemui kakakku juga sedang membeli pecel itu, kemudian saat sudah di rumah kakakku langsung memakannya sedangkan aku menunggu pecel yang sedang dibuat oleh ibu tersebut.

Insiden

Padahal aku sudah tidak sabar sekali ingin makan akhirnya aku putuskan untuk membuka plastik bakso yang masih sangat panas, ketika aku sedang membuka plastiknya aku tergesa-gesa dalam membukanya.

Ternyata plastik yang aku gigit membuka terlalu besar dan membuat bakso menjadi tumpah ke luar dari mangkuk dan membasahi celana ku. Saat itu aku kaget dan malu didepan kakakku, kakak berkata bahwa aku harus berhati-hati dan sabar serta jangan tergesa-gesa sehingga bakso tidak akan tumpah, alhasil aku tidak jadi untuk makan siang.

Interpretasi

Berdasarkan cerita ini kita dapat belajar bahwa ketika mengambil keputusan apapun jangan sampai tergesa-gesa dan harus berhati-hati dan mempertimbangkan akibatnya. Sehingga kita mendapat kesimpulan bahwa teks eksemplum ialah teks yang menceritakan pengalaman seseorang. Dalam menyusun teks ini harus memperhatikan 3 struktur utamanya yakni orientasi, insiden dan interpretasi.

Baca juga: [UPDATE] Contoh Teks Eksemplum Singkat Beserta Strukturnya

Cukup sekian dulu ya sobat pembahasan tentang Teks Eksemplum (Pengertian, Jenis, Struktur, dan Ciri-ciri Kebahasaannya). SevenNesia pamit dulu. Semoga semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda. Sekian dan terimakasih. Jika ada kritik maupun saran bisa ditulis di kolom kementar.

Referensi :
engkuhaldrian.blogspot.com/
https://www.dosenpendidikan.co.id/teks-eksemplum/

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*