Pidato (Pengertian, Jenis, Tujuan, & Kriteria Pidato yang Baik)

Apa yang dimaksud pidato? Pernahkah sobat berpidato atau mendengar pidato? Pastinya pernal lah ya… Pidato atau berpidato adalah berbicara di hadapan orang banyak (depan umum) dalam rangka menyampaikan suatu masalah untuk mencapai tujuan tertentu, misalnya untuk memberikan rujukan, bermusyawarah, dan lain sebagainya. (Tarigan, 1997:73)

Berpidato merupakan kegiatan untuk menyampaikan ide/gagasan secara lisan dengan menggunakan penalaran yang tepat serta memanfaatkan aspek-aspek nonkebahasaan (ekspresi wajah, gerak tangan, kontak pandang, dan lain-lain) yang dapat mendukung efisiensi dan efektifitas pengungkapan gagasan kepada khalayak dalam suatu acara tertentu.

Untuk mengetahui lebih jelasnya mengenai teks pidato. Silahkan simak materi berikut ini.

Pidato (Pengertian, Jenis, Tujuan, & Kriteria Pidato yang Baik)

Pengertian Teks Pidato Secara umum

Apa yang dimaksud dengan pidato? Secara umum adalah kegiatan berbicara di depan umum untuk menyampaikan suatu hal dalam situasi tertentu. Jadi, dalam pidato ada penyampai pidato sebagai sumber pidato, dan ada juga pendengar atau audience.

Pengertian Pidato Menurut Para Ahli

1. KBBI

Apa itu pidato? Pengertian pidato menurut KBBI adalah pengungkapan pikiran dalam bentuk kata-kata yang ditujukan kepada orang banyak atau wacana yang disiapkan untuk diucapkan di depan khalayak.

2. Karomani

Senada dengan Karomani mengatakan bahwa pidato pada umumnya ditujukan kepada orang atau juga sekumpulan orang untuk menyambut kedatangan tamu, memperingati hari-hari besar, menyatakan selamat dan lain sebagainya.

3. Depdikbud

Pengertian pidato menurut depdikbud adalah mengungkapkan pikiran dalam bentuk kata-kata yang ditujukan kepada khalayak/orang banyak.

4. Syam

Menurut Syam pidato adalah teknik pemakaian bahasa secara efektif yang berarti kemahiran atau keterampilan dalam memilih kata yang dapat mempengaruhi komunikan tersebut.

5. Arsjad dan Mukti

Menurut mereka pidato adalah penyampaian dan penamaan pikiran, gagasan, atau informasi dari pembicara kepada khalayak ramai dan bermaksud meyakinkan pendengarnya atau audience.

Tujuan Teks Pidato

Pidato mempunyai empat tujuan penyajian menurut Ochs and Winner dalam Tarigan (2008:16). Berikut ini penjelasannya

1. Informatif/Instruktif

Menyampaikan informasi yaitu pidato yang bertujuan memberikan laporan atau pengetahuan atau sesuatu yang menarik untuk audience. Contohnya pidato penyuluhan cara pemakaian kompor gas.

2. Persuasif

Meyakinkan dan mempengaruhi sikap pendengar (persuasive) yaitu pidato yang berisi tentang usaha untuk meyakinkan, membujuk, dan mengajak pendengar (audience) untuk melakukan suatu hal. Contohnya pidato calon presiden.

3. Rekreatif

Pidato yang bertujuan untuk menghibur atau menyenangkan pendengar (rekreatif). Contohnya pidato di posko becana.

4. Educatif

Pidato yang bertujuan menekankan pada aspek-aspek pendidikan. Contohnya pidato keagamaan.

Tambahan dari sumber lain.

5. Argumentatif

Pidato yang bertujuan untuk meyakinkan pendengar.

6. Deskriptif

Pidato yang bertujuan ingin menggambarkan, melukiskan suatu keadaan.

Jenis-jenis Teks Pidato

Jenis-jenis pidato terbagi menjadi 3 (tiga) macam, yaitu berdasarkan dari ada tidaknya persiapan, berdasarkan pada sifat isi pidato, berdasarkan isi dan sifatnya. Penjelasannya sebagai berikut.

Berdasarkan dari ada tidaknya persiapan oleh: Rahmad Alfianto

1. Impromptu

Impromptu adalah pidato tanpa persiapan yang hanya mengandalkan pengalaman dan wawasan pembicara. Pembicara berpidato secara spontanitas. Metode ini biasanya digunakan untuk pidato yang mendadak dan disajikan menurut kebutuhan saat itu.

2. Manuskrip

Manuskrip disebut juga pidato dengan naskah. Juru pidato membacakan naskah pidato dari awal hingga akhir. Diperlukan oleh ilmuwan dan tokoh nasional yang melaporkan hasil penelitiannya sebab kesalahan kata dapat menimbulkan kekacauan.

3. Memoriter

Memoriter merupakan pesan pidato yang ditulis oleh pembicara dan kemudian diingat kata demi kata.

4. Ekstemporer

Ekstemporer adalah jenis pidato yang paling sering dilakukan oleh juru pidato yang mahir.

Berdasarkan pada sifat isi pidato diambil dari: Organisasi.org

5. Pidato Pembukaan

Pidato pembukaan yaitu pidato singkat yang dibawakan oleh MC atau pembawa acara dalam sebuah acara, seperti acara ulang tahun.

6. Pidato Pengarahan

Pidato pengarahan adalah pidato yang dilakukan oleh seseorang pada suatu pertemuan resmi yang berfungsi untuk memberi pengarahan dalam melakukan sesuatu. Contohnya pidato dekan dalam mengarahkan acara KKN mahasiswa.

7. Pidato Sambutan

Pidato sambutan yaitu pidato yang disampaikan pada acara kegiatan atau peristiwa tertentu yang bisa dilakukan oleh beberapa orang dengan waktu yang terbatas secara bergantian. Contohnya pidato pada acara perpisahan sekolah.

8. Pidato Peresmian

Pidato peresmian adalah pidato yang dilakukan oleh orang penting untuk meresmikan sesuatu. Contohnya pidato peresmian gedung baru oleh rektor.

9. Pidato Laporan

Pidato laporan adalah pidato yang berisi kegiatan yang telah selesai dilaksanakan, seperti pidato laporan ketua kelompok KKN mengenai kegiatan KKN.

10. Pidato Pertanggungjawab

Pidato pertanggungjawab berisi suatu laporan, seperti pertanggungjawaban ketua operasi pada rapat.

Berdasarkan isi dan sifatnya oleh: Haryadi

11. Pidato Informatif

Mempunyai ciri-ciri objektif, realistis, motivatif, dan zakelijik.

12. Pidato Propagandis

Mempunyai ciri-ciri subjektif, fiktif, pemutarbalikan fakta bila perlu, agitatif, emagogis, agresif, dan menarik.

13. Pidao Edukatif

Mempunyai ciri-ciri objektif, rasional, berdasarkan ilmu pengetahuan yang bisa dipertanggungjawabkan, defensif, dan tenang waktu mengemukakannya.

Kriteria Pidato yang Baik

Kriteria pidato yang baik adalah seseorang yang mampu untuk meyakinkan pendengarnya untuk dapat mematuhi dan menerima informasi, pikiran, gagasan, ide atau pesan yang disampaikannya. Faktor-faktor yang harus diperhatikan agar dapat berpidato dengan baik menurut Maidar dalam Karomani adalah sebagai berikut.

  1. Harus mempunyai tekad dan keyakinan, bahwa pembicara mampu meyakinkan orang lain. Dengan mempunyai tekad seperti ini maka akan tumbuh sikap percaya diri dan keberanian sehingga pembicara tidak akan ragu-ragu mengucapkan pidatonya.
  2. Harus memiliki pengetahuan yang luas sehingga pembicara dapat menguasai materi dengan sangat baik.
  3. Harus memiliki pembendaharaan kata yang cukup, sehingga pembicara mampu mengungkapkan pidato dengan lancar dan meyakinkan pendengar.
  4. Harus memiliki kebiasaan atau latihan yang intensif. Persiapan yang matang dan latihan yang intensif atau secara terus menerus sangat membantu kelancaran dalam berpidato.

Baca artikel terkait : Struktur Teks Pidato, Metode, dan Contoh Pidato

Oke, sekian dulu ya untuk artikel kali ini tentang Pidato (Pengertian, Jenis, Tujuan, & Kriteria Pidato yang Baik). Semoga bermanfaat bagi Anda. Terima kasih atas kunjungannya, dan semoga lain kali dapat berkunjung ke website ini lagi 🙂

Referensi: digilib.unila.ac.id/
https://documentos.tips
http://www.organisasi.org/1970/01/pengertian-pidato-tujuan-sifat-metode-susunan-dan-persiapan-pidato-sambutan.html
http://www.mediapidato.com/2014/12/jenis-jenis-pidato.html

Terima kasih ya sobat atas kunjungannya. Semoga website SevenNesia dot Com ini bisa membatu sobat dalam belajar Bahasa Indonesia, dan nilai bahasa Indonesia sobat semakin memuaskan. Komentar, saran dan kritik dari sobat kami harapkan demi kemajuan website ini. Terima kasih..

3 Trackbacks / Pingbacks

  1. Struktur Teks Pidato, Metode, dan Contoh Pidato – Materi Bhs Indon
  2. Ceramah (Pengertian, Tujuan, Struktur, Jenis, dan Unsur-unsurnya) – Materi Bhs Indon
  3. Pengertian Diksi; Fungsi, Jenis, Ciri, Syarat dan Contohnya - SevenNesia

Leave a Reply

Your email address will not be published.