Kalimat Imperatif / Kalimat Perintah (Pengertian, Macam, Ciri, & Contohnya)

Tujuan Sevennesia membuat artikel ini yaitu untuk membahas materi tentang kalimat imperatif atau yang biasanya disebut kalimat perintah. Sobat pasti sudah ada gambarang kan tentang kalimat imperative atau kalimat perintah. Supaya lebih jelas, mari kita bahas materi ini secara lebih detail mulai dari Pengertian, Macam, Ciri, & Contohnya.

Kalimat imperatif mengandung maksud memerintah atau meminta agar mitra tutur melakukan sesuatu sebagaimana diinginkan si penutur. Kalimat imperatif dalam bahasa Indonesia dapat berkisar antara suruhan yang sangat keras atau kasar sampai dengan permohonan yang sangat santun atau halus.

Dapat pula berkisar antara suruhan untuk melakukan sesuatu sampai dengan larangan untuk melakukan sesuatu. Berikut penjelasan lengkapnya.

Aritkel Terkait : Kalimat Efektif [LENGKAP]: Pengertian, Ciri-Ciri, Syarat, Contoh

Pengertian Kalimat Imperatif (Kalimat Perintah)

Pengertian kalimat imperatif adalah bentuk kalimat atau verba untuk mengungkapkan perintah atau keharusan atau larangan untuk melaksanakan suatu perbuatan (kridalaksana, 2008:91).

Definisi lain dari kalimat imperatif adalah bersifat memerintah atau memberi arahan, mempunyai hak memberi komando, dan bersifat keharusan (KBBI).

Keraf (dalam Rahardi, 2005:2) juga memberikan definisi kalimat perintah/imperatif sebagai kalimat yang digunakan untuk menyuruh orang lain melakukan sesuatu.

Alisjahbana (dalam Rahardi, 2005:19) mengartikan sosok kalimat perintah sebagai ucapan yang isinya memerintah, memaksa, menyuruh, mengajak, meminta agar orang yang diperintah itu melakukan apa yang dimaksudkan dalam perintah itu.

Ciri-ciri Kalimat Imperatif

Alwi, dkk. (2003:353) berpendapat bahwa ciri-ciri formal kalimat imperatif sebagai berikut.

  • Intonasi yang ditandai nada rendah di akhir tuturan.
  • Pemakaian partikel penegas, penghalus, dan kata tugas ajakan, harapan, permohonan, dan larangan.
  • Susunan inversi sehingga urutannya menjadi tidak selalu terungkap predikat-subjek jika diperlukan.
  • Pelaku tindakan tidak selalu terungkap.
  • Isinya perintah untuk melakukan sesuatu.
  • Intonasinya perintah (nadanya agak naik).
  • Tanggapannya dalam bentuk perbuatan.
  • Dalam tulisan, kalimat perintah diakhiri dengan tanda seru (!).

Macam-macam Kalimat Imperatif

Rahardi (2005:79) mengklasifikasikan macam-macam kalimat imperatif bahasa Indonesia secara formal menjadi 5 (lima) macam, yakni (1) kalimat imperatif biasa, (2) kalmat imperatif permintaan, (3) kalimat imperatif pemberian izin, (4) kalimat imperatif ajakan, dan (5) kalimat imperatif suruhan. Berikut penjelasan singkatnya.

1. Kalimat Imperatif Biasa

Di dalam bahasa Indonesia, kalimat imperatif biasa lazimnya memiliki ciri-ciri berikut:

  • berintonasi keras,
  • didukung dengan kata kerja dasar, dan
  • berpatikel pengeras -lah.

Kalimat imperatif jenis ini dapat berkisar antara imperatif yang sangat halus sampai dengan imperatif yang sangat kasar.

Contoh kalimatnya:

  • Buat sendiri, dibuat sebaik mungkin mulai dari sistematika.

2. Kalimat Imperatif Permintaan

Kalimat imperatif permintaan adalah kalimat imperatif dengann kadarsuruhan sangat halus. Lazimnya, kalimat imperatif permintaan disertai dengan sikap penutur yang lebih merendah dibandingkan dengan sikap penutur pada waktu menuturkan kalimat imperatif biasa.

Kalimat imperatif permintaan ditandai dengan pemakaian penanda kesantunan tolong, coba, harap, mohon, sudilah kiranya, dapatkah seandainya, diminta dengan hormat, dan dimohon dengan sangat.

Contoh kalimatnya:

  • Jadi ini nanti tolong dipersiapkan dirumah teks naskah pidato.

3. Kalimat Imperatif Pemberian Izin

Kalimat imperatif yang dimaksudkan untuk memberikan izin ditandai dengan pemakaian penanda kesantunan silakan, biarlah, diperkenankan, dipersilakan, dan diizinkan.

Contoh kalimatnya:

  • Silakan dipahami dulu sesuai dengan apa saja yang ada.
  • Silakan berkemas-kemas.

4. Kalimat Imperatif Ajakan

Kalimat imperatif ajakan biasanya digunakan dengan penanda kesantunan ayo, biar, mari, harap, hendaknya, dan hendaklah.

Contoh kalimatnya:

  • Sebelum kita masuk pada latihan untuk menyimpulkan sebuah pesan, hendaknya kita ulas sedikit materi yang kemarin.

5. Kalimat Imperatif Suruhan

Kalimat imperatif suruhan biasanya digunakan bersama penanda kesantunan ayo, biar, coba, harap, hendaklah, hendaknya, mohon, silakan, dan tolong.

Contoh kalimatnya:

  • Oke silakan dicari dulu 5 menit, nanti kita bahas bersama-sama.

Contoh Kalimat Imperatif

Berikut contoh-contoh kalimat perintah atau kalimat imperatif berdasarkan macam-macamnya.

1. Contoh Kalimat Imperatif Biasa

  • Monik, lihat!
  • Usir anjing itu!
  • Kita lihat! Pokoknya percaya boleh tidak juga boleh. Ayo… kita lihat!
  • Tenang-tenanglah dulu, Pong! Sabar…. sabar dulu!
  • Diam! Hansip tahu apa.

2. Contoh Kalimat Imperatif Permintaan

  • Anak-anak sekalian… Coba jangan ribut. Bapak akan menjelaskan materi yang baru! Buku tulisnya diambil dulu!
  • Kalau boleh, nanti malam saya mau berangkat lagi ke Pekanbaru! Besok sore saya harus bertemu Tatang.
  • Diharapkan dengan sangat agar pengunjung tidak merokok di ruangan ber-AC ini!
  • Sudilah kiranya Bapak berkenan menanggapi surat kami secepatnya!
  • Dapatkah Saudara membacakan makalah ini, seandainya saya tidak dapat meneruskan!
  • Dimohon dengan hormat agar hadirin berkenan pindah ke ruangan sebelah untuk beramah-tamah bersama!
  • Dengan segala rendah hati, kami mohon kiranya Bapak berkenan mempertimbangkan lamaran kami!

3. Contoh Kalimat Imperatif Pemberian Izin

  • Ian… Silakan ambil buah duku itu kalau kau mau! Tadi, kakek belikan buah duku di pasar. Ayo … !
  • Mas.. Masuklah ke dalam, jika mau mengunjungi makam Ibu Negara! Semua boleh masuk kok. Silakan… silakan!
  • Mbak.. Biar saya bawakan tas itu! Aku masih ringan, kok, Mbak.
  • Mas.. mas… ambillah makanan itu, seberapapun kau suka!

4. Contoh Kalimat Imperatif Ajakan

  • Tut… Ayo, naik mobilku saja! Ayo.. ndak apa-apa. Aku lewat sana, kok.
  • Ian… biar kita nanti tinggal di rumah saja! Bapak biar pergi sendirian.
  • Vendi… Coba kita geser dulu meja ini! Kursinya kamu angkat dulu!
  • Mari, kita bersihkan dulu rumput-rumput di depan gedung itu!
  • Harap diselesaikan dahulu tugas berat ini bersama-sama!

5. Contoh Kalimat Imperatif Suruhan

  • Silakan dibuka dulu bingkisan itu!
  • Sul.. nanti akan ada tamu yang menginap di sini. Tolong dibersihkan dulu bak mandinya!
  • Mohon sabar, ya! Antreannya panjang. Yang di belakang jangan mendahului. Sabar.. semua harus sabar!
  • Saudara sekalian.. Harap semau pergi ke Auditorium untuk mengikuti kegiatan!
  • Neng.. coba keraskan sedikit TV itu! Pemainnya siapa itu?

Itulah tadi penjelasan mengenai materi kalimat imperatif. Disarankan bagi Anda untuk mempelajari kalimat-kalimat yang lain di bawah ini!

Baca juga: KALIMAT: Pengertian, Unsur, Struktur Pola, Jenis dan Contohnya

Demikianlah penjelasan Sevennesia tentang kalimat imperatif atau yang biasa disebut kalimat perintah. Semoga dengan membaca artikel ini kita lebih paham mengenai materi ini mulai dari Pengertian, Ciri, Macam, & Contohnya. Sekian dan terima kasih atas kunjungannya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*