Cerita Fantasi (Pengertian, Macam, Struktur, dan Ciri-ciri Kebahasaannya)

Kali ini kami akan bahas materi yang sangat menarik untuk dibicarakan, yaitu teks cerita fantasi. Sobat pasti sering kan mendengar cerita fantasi, atau nonton film jenis fantasi. Kadang mungkin juga sobat membaca cerita fantasi tapi tidak sadar bahwa cerita tersebut adalah cerita fantasi.

Teks Cerita Fantasi merupakan materi Bahasa Indonesia VII (tujuh), X (sepuluh) dan XII (dua belas)Materi ini membahas Cerita Fantasi (Pengertian, Macam, Struktur, dan Ciri-ciri Kebahasaannya dan contohnya).

Hal-hal yang berhubungan dengan khayalan atau dengan sesuatu yang tidak benar-benar terjadi dan hanya ada dalam benak atau pikiran saja itu disebut fantasi. Secara singkat, cerita fantasi adalah imajinasi.

Lalu, apa yang dimaksud dengan teks cerita fantasi? Pengertian cerita fantasi adalah suatu karya yang dibangun dalam alur penceritaan yang normal tetapi bersifat imajinatif dan hayali.

Tahukah Anda jenis-jenis cerita fantasi ada 2 (dua), yakni yang pertama cerita fantasi total dan irisan, yang kedua cerita fantasi sezaman dan lintas waktu. Sedangkan,

Unsur-unsur cerita fantasi terbagi 6 bagian dan struktur nya terbagi 4 bagian. Untuk mengetahui lebih jelasnya mengenai materi ini. Silahkan disimak dengan seksama.

Cerita Fantasi (Pengertian, Macam, Struktur, dan Ciri-ciri Kebahasaannya)

Pengertian Teks Cerita Fantasi

Teks cerita fantasi adalah bahan tertulis yang berbentuk tulisan atau karangan untuk menggambarkan, menuturkan, atau membayangkan berbagai pengalaman, perbuaan, dan kejadian berupa khalayan, imajinasi, angan-angan atau hanya rekaan belaka.

Jenis-Jenis/Macam Teks Cerita Fantasi

Jenis-jenis cerita fantasi terbagi menjadi 2 bagian. Penjelasannya sebagai berikut.

1. Cerita Fantasi Total dan Irisan

Jenis ini disesuaikan dengan keadaan dunia nyata dan jenis ini dapat dikategorikan menjadi 2, yaitu fantasi total dan fantasi sebagian (irisan).

Cerita Fantasi Total

Kategori ini berisi fantasi pengarang terhadap objek tertentu. Pada kategori ini semua yang terdapat pada cerita tidak semua terjadi dalam dunia nyata.

Cerita Fantasi Irisan

Kategori ini berisi cerita fantasi yang mengungkapkan fantasi tetapi masih menggunakan nama-nama dalam kehidupan nyata, menggunakan nama tempat yang sama pada dunia nyata, atau peristiwa yang pernah terjadi pada dunia nyata.

2. Cerita Fantasi Sezaman dan Lintas Waktu

Berdasarkan latar cerita, dibedakan menjadi dua bagian yaitu latar lintas waktu dan latar waktu sezaman. Penjelasannya seperti ini:

Latar Fantasi Sezaman

Maksudnya latar yang digunakan satu masa (fantasi masa kini, masa lampau, atau masa yang akan datang/futuristik).

Latar Fantasi Lintas Waktu

Maksudnya berarti cerita fantasi yang menggunakan 2 latar waktu yang berbeda. Misalnya: masa sekarang dengan masa pada zaman prasejarah, masa sekarang dan masa 50 tahun mendatang/futuristik).

Ciri-ciri/Unsur Cerita Fantasi

Unsur-unsur dan ciri-ciri teks cerita fantasi terbagi 6 bagian. Penjelasan singkatnya seperti berikut:

1. Ada keajaiban, kemisteriusan, dan keanehan

Cerita fantasi yang mengungkapkan hal-hal yang supranatural, keghaiban, dan kemisteriusan yang tidak ditemui dalam dunia nyata.

2. Ide cerita

Ide cerita terbuka terhadap daya khayal pengarang/penulis, tidak dibatasi oleh realitas yang ada atau kehidupan nyata. Ide juga berupa irisan antara dunia nyata dan dunia khayal yang diciptakan oleh penulis. Ide ceritanya terkadang bersifat sederhana namun mampu memberi pesan yang menarik. Tema cerita fantasi adalah supranatural, ghaib, atau futuristik.

3. Menggunakan berbagai latar (lintas ruang dan waktu)

Alur dan latar cerita fantasi memiliki khas. Peristiwa yang dialami oleh tokoh terjadi pada dua latar yaitu latar yang masih ada dalam kehidupan sehari-hari dan latar yang tidak ada pada kehidupan sehari-hari. Rangkaian peritiwa cerita fantasi menggunakan berbagai latar yang bisa menerobos dimensi ruang dan waktu.

4. Tokoh unik (mempunyai kesaktian)

Tokoh dalam cerita fantasi bisa diberi ciri yang unik yang tidak ada dalam kehidupan dunia nyata. Tokoh yang memiliki kesaktian-kesaktian.

5. Bersifat Fiksi

Cerita fantasi ini sifatnya fiktif, maksudnya bukan kejadian nyata.

6. Bahasa

Penggunaan sinomin pada cerita dengan emosi yang kuat dan variasi kata yang cukup menonjol. Bahasa yang digunakan sangat beragam/variatif, ekspresif, dan menggunakan ragam percakapan (bukan bahasa formal).

Struktur Teks Cerita Fantasi

Adapun struktur teks cerita fantasi adalah sebagai berikut.

    1. Orientasi (Pembukaan): yaitu dimana pengarang memberikan pengenalan tentang tema, penokohan, dan sedikit alur cerita kepada para pembaca.
    2. Konflik: bagian yang terjadi permasalahan dimulai dari awal hingga menuju puncak masalah.
  1. Resolusi: bagian ini merupakan penyelesaian dari permasalahan atau konflik yang sedang terjadi. Resolusi merupakan bagian penentu yang mengarah pada ending.
  2. Koda (penutup): bagian ini merupakan penutup cerita fantasi. Ending dibedakan menjadi 2, yakni happy ending dan sad ending.

Kaidah/Ciri Kebahasaan Teks Cerita Fantasi

Sedangkan ciri/kaidah kebahasan teks cerita fantasi sebagai berikut.

  • Teks cerita fantasi menggunakan sudut padangan penokohan seperti saya, aku, mereka, kami, dan nama orang.
  • Teks cerita fantasi menggunakan kata sifat dan hasil pengamatan panca indera untuk mendeskripsikan atau menggambarkan tokoh, latar, dan konflik yang ada. Penulis cerita fantasi dapat menghadirkan pilihan kata/diksi sebagaimana ditemukan pada kaidah kebahasaan teks paragraf deskripsi.
  • Teks cerita fantasi menggunakan kata metafora (kiasan) dan personafikasi (perumpamaan).
  • Teks cerita fantasi menggunakan kata penghubung (konjungsi) penanda untuk urutan waktu seperti pada teks narasi.
  • Teks cerita fantasi menggunakan ungkapan atau kalimat langsung untuk menambah cita rasa dalam isi cerita.

Contoh Cerita Fantasi

Sepasang Penyihir

Di suatu desa yang damai, hiduplah dua saudari kembar yang mempunyai kekuatan sihir. Mereka ialah Pino dan Pina. Walaupun mereka saudara kembar, sifat keduanya sangatlah berbeda jauh. Pino mempunyai sifat sangat sombong serta Pina mempunyai sifat yang baik hati. Pino mempunyai keistimewaan menguasai ilmu sihir lebih tinggi dibanding pina sehingga memamerkan kemampuannya dengan sombong.

Pina ialah kakak dari pino, ia selalu melarang adiknya untuk memamerkan kekuatan itu kepada teman-temannya atau menggunakan sihir dengan sembarang tempat. Akan tetapi Pino selalu saja membantah dan berfikir bahwa Pina iri dengan kemampuan sihir yang dimilikinya. Sikapnya semakin kesini semakin menjadi-jadi, saat itu diubahnya seluruh benda di sekitarnya menjadi batu termasuk didalamnya hewan ternak warisan keluarganya.

Pina masih terus berusaha menasihati si adik akan tetapi tetap keras kepala dan angkuh merasa bahwa dirinya paling kuat dan hebat didunia ini. Ada satu benda lagi yang belum diubahnya pada saat itu, yaitu kaca. Pino yang membacakan mantera dengan niat merubah kaca menjadi batu ternyata kebalikannya karena mantera tersebut terpantul dengan kaca menuju arah pino.

Pada akhirnya Pino pun berubah menjadi batu. Dengan keadaan adiknya seperti itu, Pina bergegas memberitahukan guru sihir dengan berharap bantuannya untuk membebaskan adiknya atas sihir yang diperbuatnya sendiri, tetapi guru sihir tidak bisa membantu karena mantera itu bersifat abadi.

Artikel terkait : Teks Cerita Fiksi (Pengertian, Jenis, Struktur, Unsur, Ciri)

Itulah penjelasan singkatmengenai teks cerita fantasi yang meliputi pengertian, jenis-jenis, ciri-ciri, struktur, dan kaidah kebahasaannya. Semoga dengan membaca artikel ini bisa menambah pemahaman dalam materi ini. Sekian dan terima kasih.

Referensi :
https://brainly.co.id/tugas/12280029
https://blog.ruangguru.com/pengertian-dan-unsur-teks-cerita-fantasi
http://materi4belajar.blogspot.co.id/2017/02/pengertian-ciri-ciri-struktur-dan.html
https://www.materibindo.com/2018/05/teks-cerita-fantasi.html

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Teks cerita ulang (Pengertian, Jenis, Struktur, dan Contoh) – Materi Bhs Indon
  2. Teks Cerita Ulang (Pengertian, Jenis, Struktur, dan Contoh) - SevenNesia

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*